Terkadang ketika memulai menulis, saya sering mentok pada ide apasih yang harus saya tulis dari hal yang telah seharian saya lakukan. Perlu beberapa waktu untuk menentukan apakah tema ini tema itu atau tema xyz..
Berhubung saya sedang menapaki tentang Belajar Menjadi Team Leader, maka saya akan bercerita tentang kegiatan saya pada waktu pengujian SPPBE. Kebetulab suami yamg sedianya menjemput saya, bersedia menemani saya yang sedang bertugas :D
Ketika melakukan pengujian, ada beberapa alat yang tidak sesuai dengan standar. Dalam hal ini saya tidak bisa serta merta membatalkan alat tersebut. Karena alat tersebut digunakan untuk mengisi gas LPG 3 kg yang mana konsumennya merupakan masyarakat miskin, saya harus menemukan solusi bagaimana alat tersebut tetap bisa disahkan sesuai dengan aturan.
Dari 16 alat yang diuji, hanya 7 yang dalan keadaan baik. Dengan banyaknya permintaan masyarakat akan kebutuhan gas LPG, tidaka akan cukup apabila hanya 7 mesin yang digunakan. Akhirnya saya memutuskan untuk meminta pihak SPPBE memanggil teknisi untuk memperbaiki alat yang rusak. Saya memberi tenggang waktu 2 hari untuk mereka menyelesaikan. Dan Alhamdulillah sebelum dua hari, alat tersebut sudah diperbaiki. Sehingga saya dapat melanjutkan pengujian dan mengesahkan 8 alat sisanya.
Dari pengujian tersebut, 15 alat dapat disahkan dan 1 alat saya nyatakan rusak dan meminta pihak SPPBE untuk memperbaiki terlebih dahulu. Suami saya pun mendukung keputusan yang saya buat.
Oya, untuk foto saya tidak bisa menampikan karena selama di lokasi memang tidak diperkenankan menggunakan HP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar