Pukul 18.30 WITA adzan mahrib berkumandang disekitaran kota Makassar. Saya baru saja selesai menyuapi baby E makan. Sambil menunggu suami selesai shalat, saya mengASIhi si kecil. Setelah suami shalat, gantian saya yang akan sholat. Akan tetapi baby E belum mau melepaskan nen nya.
Oya, saya memang membiasakan tidak memaksa anak untuk berhenti menyusu secara mendadak. Saya ingin anak paham kapan dia harus menyusu kapan dia harus berhenti. Selain itu, jika dilepas secara mendadak maka akan mengganggu emosi anak juga berpotensi nursing strike.
Akhirnya saya mencoba membujuk baby E kambali,
Ummi : "Anak shalehah, ummi solat dulu ya. Nen nya udahan, main sama abi dulu ya. Nanti ummi dimarahin Allah kalau tidak sholat." Saya ulang sampai 2 kali dan menghitung 1.2.3,,
Alhamdulillah dalam hitungan ketiga baby E sudah berhenti menyusu dan duduk lalu bermain bersama abinya. Dan saya langsung shalat mahrib.
Pada tantangan hari ke 4 ini saya mencoba menanamkan sikap disiplin kepada anak. Ada kalanya dalam beraktivitas kita harus memberi batasan kapan waktu untuk berhenti dan memulai. Dengan hal ini saya harap baby E dapat memahami bahwa ketika waktu beribadah maka harus disegerakan dan apabila ada aktivitas lain maka harus segera dihentikan.
Evaluasi







