Alhamdulillah, Setelah berbulan bulan menanti kehadirannya, Allah memberikan kesempatan kembali kepada saya dan suami untuk menjadi calon orang tua. Saya dan suami sangat bersyukur akan hal ini.
Ini merupakan kehamilan kedua saya, setelah beberapa bulan sebelumnya tepatnya April 2017, saya mengalami keguguran.
Bahagia tentu pasti. dan kamipun belajar untuk lebih berhati-hati pada masa kehamilan sekarang. Komunikasi saya dan suami berjalan dengan sangat baik, suami banyak membantu pekerjaan rumah, sehingga saya memiliki waktu lebih banyak untuk istirahat.
Meskipun secara fisik saya bisa full istirahat, namun ternyata secara psikologis saya masih memiliki beban pikiran. Keguguran pada kehamilan pertama saya masih sangat menyisakan trauma bagi saya. Saya tahu hal ini tidak boleh berkelanjutan, dan saya harus membuat diri saya bahagia. Oleh karena itu saya pun mulai membuka komunikasi alias curhat supaya saya bisa yakin bahwa kehamilan ini insyaAllah baik baik saja karena Allah sudah memepercayakan kepada kami.
Sayapun mulai meminta masukan dari ustadz terdekat saya, kemudian sahabat-sahabat yang pernah punya pengalaman seperti saya bagaimana cara supaya saya menghilangkan trauma saya. Selain itu tentunya saya tetap meminta doa dan support dari suami dan keluarga saya.
Perlahan-lahan, dengan masukan dan saran tersebut serta support dari suami tersayang, insyaAllah saya bisa menghilangkan trauma tersebut. Saya pun meyakini bahwa ketika Allah sudah memberikan kepercayaan kepada kami, insyaAllah Dia juga akan membantu kami melewati semua rintangan. Aamiin..
Pengikut
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Review Scarlett Whitening Body Care : Body Scrub, Brightening Shower Scrub dan Brightening Body Lotion
Bekerja dengan rutinitas di ruangan ber-AC mengharuskan saya untuk selalu menjaga kulit agar senantiasa lembab dan tidak kering. Belum l...
-
Dalam mempersiapkan kehadiran sang buah hati, salah satu list yang harus diperhatikan adalah Persiapan D-Day. Berhubung ini insyaAllah persa...
-
Setelah 10 hari belajar dan membersamai si kecil, akhirnya 2 target yang saya tetapkan dalam melatih kemandirian anak dapat terselesaikan. M...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar