Pengikut

Sabtu, 30 Maret 2019

Game Level 1 [Komunikasi Produktif] - Day 3


Pentingnya Mengendalikan Emosi


Pagi ini saya lupa belum membuat menu MPASI untuk baby E. Supaya baby E tetap bisa makan pagi, saya buatkan mpasi instan berupa bubur. Dan ternyata masih seperti sebelum-sebelumnya, baby E masih belum mau makan makanan instan.
Berhubung baby E tidak mau makan maka saya berinisiatif membuatkan makanan selingan berupa buah pepaya yang saya potong kecil-kecil.

Saat buah pepaya tersebut saya sajikan, ternyata baby E masih belum mau makan. Buah pepaya yang saya sajikan diremas-remas dan piringnya dibalik. Kali ini saya masih berusaha untuk bersabar.

Lalu sayapun mencoba membuatkan menu lain yaitu kentang rebus yang saya haluskan . Saat kentang saya sajikan, ternyata baby E langsung menolak dan membalikkan piring seperti sebelumnya. Saat itu saya langsung terbawa emosi dan menegur dengan nada sedikit tinggi "Emma,  tidak boleh nak"
Dan ini membuat baby E kaget dan menangis. Sayapun langsung meminta maaf dan memeluk babh E.  Saya  merasa bersalah karena tidak dapat menahan emosi sehingga nada bicara agak meninggi padahal untuk masalah yang sangat sepele😭



Saat suasana sudah kembali membaik, saat jam makan siang saya membuatkan menu MPASI rumahan yanng biasanya baby E suka. Alhamdulillah, saat makan siang baby E makan dengan sangat lahap dan habis. Mamak terharuuu 😭


Ternyata pentingnya pengendalian emosi dalam berkomunikasi dengan anak akan sangat mempengaruhi hasil.

Kondisi I saya tidak berhasil menahan emosi dan hasilnya anak tidak makan dan justru menangis.
Kondisi II saya menggunakan emosi demgam baik sehingga hasil yang diperolehpun sesuai dengan yang diharapkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Review Scarlett Whitening Body Care : Body Scrub, Brightening Shower Scrub dan Brightening Body Lotion

  Bekerja dengan rutinitas di ruangan ber-AC mengharuskan saya untuk selalu menjaga kulit agar senantiasa lembab dan tidak kering. Belum l...