Pengikut

Selasa, 03 Maret 2020

Menjaga Diri Dari Kejahatan Seksual

Kekerasan seksual adalah sebuah tindakan atau intimidasi yang berhubungan dengan keintiman atau hubungan seksuaitas yang dilakukan oleh pelaku terhadap korbannya dengan cara memaksa yang berakibat korban menderita secara fisik, materi, mental maupun psikis.

Jenis kekerasan seksual antara lain:
  • pemerkosaan
  • pemaksaan seksual
  • pelecehan seksual dan
  • incest
 Faktor penyebab kekerasan Seksual pada anak:
🎈INTERNAL, antara lain
- Penampilan anak menarik minat pelaku : hanya menggunakan pakaian dalam, menggunakan pakaian yang memperlihatkan paha, dada, dan sekitarannya
- Pelaku yang menggoda: bergayut pada orang dewasa, membuka pakaian dihadapan orang lain
- Takut melawan : tidak berani menolak keinginan orang lain
- Mudah dibujuk: mudah menerimapemberian orang lain (permen, mainan, dll), mudah diajak orang lain

🎈EKSTERNAL, antara lain
- Makin meluasnya peredaran buku/gambar/film porno
- Ibu bekerja dan meninggalkan anak dirumah dalam jangka waktu lama dengan laki2 (ayah maupun orang lain)
- semakin banyak pasangan yang bercerai dan menikah lagi
- Anak melihat orang tua melakukan hubungan
- Penggunaan Narkoba
- kurang kuatnya norma dan agama

Dampak Kekerasan Seksual


Tahapan dalam mengedukasi anak untuk mencegah kekerasan seksual




Cara mengajarkan anak melindungi diri dari kejahatan seksual


***** DISKUSI *****

1. Bun, saya ingin bertanya. Kenapa incest termasuk dalam Salah satu bentuk kekerasan Seksual ya? Karena selama yg saya ketahui mungkin mereka melakukannya atas dasar suka Sama suka kecuali yg memang ayah/saudara laki² memperkosa anak/adik kandungnya πŸ™
πŸ‘‰πŸ‘‰ Karena Pelaku tertinggi dari incest adalah ayah kandung dan paman. Fakta yang sungguh mengkhawatirkan di tengah kuatnya konstruksi sosial yang menempatkan laki-laki sebagai wali dan pemimpin keluarga yang tentunya diharapkan dapat melindungi perempuan dan anak perempuan di dalam keluarga.
Menurut Komnas Perempuan, incest merupakan kekerasan yang sulit diungkapkan, karena terjadi dalam relasi keluarga. Di mana korban memiliki kewajiban untuk patuh dan berbakti serta tidak membuka aib keluarga.
Faktor-faktor psikologi seperti itu dapat mempengaruhi korban untuk tidak melaporkan kasus kekerasan seksual yang dialaminya,

πŸ‘‰πŸ‘‰ Incest ini artinya hubungan seksual yang dilakukan orang yg memiliki ikatan keluarga (kekerabatan) yang dekat, misal antara ayah dengan anak perempuannya, ibu dengan anak laki-lakinya, atau antar sesama saudara kandung atau saudara tiri.
Kejahatan seksual yg malah  d lakukan oleh org dekat ni yg biasanya sulit diungkap

πŸ‘‰πŸ‘‰ Dianggap kejahatan karena dilakukan oleh anggota keluarga dekat.
Aturan agma dan norma sosial tidak membenarkan. Secara otomatis dianggap kejahatan

2. Apakah luka batin tersembunyi yang gak nampak oleh mata yang akan mempengaruhi psikisnya?  Lalu langkah apa yang harus kita tempuh untuk mengobatinya agar dia akan tetap baik-baik saja?
Selalu ada dua kondisi bund.  Jika anak tersebut didukung dengan lingkungan yang penuh kasih sayang dan cinta insya Allah bisa tumbuh seperti anak2 pada umumnya.  Apalagi usia 5 tahun,  yg masih berkembang pesat otak bagian emosinya.
πŸ‘‰πŸ‘‰ Jadi teringat kata bunda elly risman yg sempat jdi slh satu narasumber d acra tv yg mngatakan bahwa anak2 mgkin trlihat biasa sja, tp kita pikirkan jangka panjangnya gmn nti korban (misal perempuan)  ni menikah sbgai istri sbgai ibu bisa jdi msh terekam kejahatan seksual yg dialami.
Jd mmg butuh terapi psikologis dr korban kejahatan seksual

πŸ‘‰πŸ‘‰Betul sekali, jika tak ada pendampingan dan edukasi dari orang tua terkait fitrah seksualitas, boleh jadi akan mengganjal saat akan berumah tangga, misal muncul pemikiran apakah   msh virgin atau Tdk, apakah kemaluannya gak  rusak, Gimana nanti dgn calin suami?

πŸ‘‰πŸ‘‰Iya bunda jd mmg sharusnya  dipantau terus sjauh apa dampak psikisnya.
Tp di  Negara kita klo ada kasus kjahatan seksual pada anak malah lbh heboh nanganin pelakunya mw d hukum sprti apa, pdhl korbannya yg jelas2 jga butuh perhatian lbh mulai dr pendampingan dll untuk jangka panjangnya
 Untuk menangani kejahatan seksual memang butuh keterlibatan semua pihak,  keluarga, masyarakat, negara. Seperti masalah2 lainnya pun butuh keterlibatan ketiganya.

3. Orang tua korban memilih damai dengan pelaku mungkin banyak faktor diantaranya tidak ingin hal tersebut diketahui banyak orang sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi masa depan anaknya. Tetapi di lain Sisi, tidak memberikan efek jera kepada si pelaku. Kita tak Kan pernah tahu mungkin dia blm benar² berubah. Khawatirnya akan Ada korban lagi.
Nah, jadi sikap orang tua yang sudah terlanjur anaknya menjadi korban kekerasan Seksual itu seperti apa ya?

πŸ‘‰πŸ‘‰ Jika anaknya menunjukkan gejala traumatis berat,  bisa di rujuk ke psikolog.  Sembari ortu tetap mendampingi  anak seperti biasanya dan terus membesarkan hati anak.  Dukungan keluarga besar juga sangat dibutuhkan untuk tidak selalu mngungkit masalah2 yg menjadi penyebab trauma anak
Disini pentingnya untuk penggalian perasaan dan emosi anak mengenai kejadian yang tidak menyenangkan itu. Agar dampak lebih traumatis di masa depannya tidak terjadi. Jika terjadi pelcehan seksual,  memang harus segera di rujuk ke dokter untuk pemeriksaan organ intim dan psikolog untuk menfecek kondisi traumatis anak

πŸ‘‰πŸ‘‰ Untuk sikap terhadap pelaku, Kalau ini tergantung pilihan ortu masing2 sih. Lebih penting untuk membantu pemulihan traumatis anak dibanding harus ttp bersikap manis dgn pelakuπŸ™πŸΌπŸ˜’.  Ini sih opini pribadi saja.  Pernah juga teman psikolog justru menyarankan untuk pindah rumah saja.  Tp itu kan tdk mudah

πŸ‘‰πŸ‘‰ Jadi mmg penting skali para org tua mngedukasi anak ttg bgmna cra mnjaga dirinya sendiri agar tdk jdi korban kejahatan seksual..
Misal dgn berani mngatakan tidak, edukasi ttg senyuhan boleh senyuhan tdk boleh. Dll
Sama mengenalkan aurat sejak dini itu sangat pentingπŸ˜‡. Menurut ust budi azhari,  pengenalan aurat dan pakaian sholat pada anak merupakan dasar  tarbiyah jinziyah pada anak sekaligus dasar penjagaan fitrahnya

4. Sekarang media sudah blow up mengenai kasus pelecehan yang dilakukan bapak pada anak perempuan. Nah kan di usia aqil baligh nih  sebenarnya anak perempuan harus didekatkan dengan ayahnya di usia aqil baligh kalo menurut ustadz Harry.  Bagaimana cara anak perempuan membangun trust ke ayahnya jika yang media hidangkan yaa berita tentang itu?
πŸ‘‰πŸ‘‰ Kalau begini biasanya prosesnya bertingkat. Terlebih dahulu anak dilatih untuk mengelola emosi2 negatif yg muncul akibat kejadian traumatis itu.  Intinya si anak selesai dengan diri sendiri dulu lalu kemudian diarahkan bagaimana dia bereaksi dgn lingkungan.  Kemungkinan diarahkan ke terapi forgiveness.
Kadang penyembuhan itu justru terhambat oleh komentar2 orang sekitar.  Maka dr itulah sangat penting untuk menjaga komentar kita pada kasus2 yang memungkinkan dpt memicu trauma pd orang lain..

πŸ‘‰πŸ‘‰Anak yang lebih bisa merasa mana kasih sayang yg tulus.  Apalagi suasana rumah juga penuh cinta.  Bapak memerankan perannya sesuai fitrahnya sebagai ayah, menjadi teladan,  insya Allah anak tidak akan merasa insecure

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Review Scarlett Whitening Body Care : Body Scrub, Brightening Shower Scrub dan Brightening Body Lotion

  Bekerja dengan rutinitas di ruangan ber-AC mengharuskan saya untuk selalu menjaga kulit agar senantiasa lembab dan tidak kering. Belum l...