Setelah sebelumnya saya mencoba menerapkan komunikasi produktif dalam hal meminta izin kepada anak, hari ini alhamdulillah terlihat hasilnya. Selama di sekolah, baby E makan dengan lahap da asipnya juga diminum. Begitu pula dengan buah jeruk.
Saat saya pulang bertugas pun baby E menyanbut dengan ceria.
Malam ini sayapun mencoba kembali menerapkan komunikasi produktif dengan menggunakan kalimat tunggal.
Ummi: "Emma, makasih ya sayang tadi pintrr di sekolah. :
Baby E : (menjawab dengan bahasanyanya)
Ummi : "Besok, ummi dinas lagi ya. "
Baby E : (menjawab dengan bahasanyanya)
Ummi : "Besok siang, ummi g ke sekolah ya."
Baby E : (menjawab dengan bahasanyanya)
Ummi : "Nanti, makan yang lahap. Asipnya juga dimakan"
Baby E : (menjawab dengan bahasanyanya)
Ummi : "Boleh ya nak, ummi dinas lagi"
Baby E : (menjawab dengan bahasanyanya)
Ummi : "Kalau selesai dinas, ummi bisa libur"
Baby E : (menjawab dengan bahasanyanya)
Ummi : "Kalau ummi libur, emma main sama ummi seharian"
Baby E : (menjawab dengan bahasanyanya)
MasyaAllah, ternyata ketika saya menerapkan komunikasi produktif dengan menggunakan kalimat tunggal, baby E lebih responsif dan kami serasa mengobrol. Ternyata meski baby e baru berusia 8m, sudah bisa diajak komunikasi dengan baik.
Kedepannya insyaAllah saya akan selalu menerapkan komunikasi produktif ini ketika berkomunikasi dengan anak.
Pengikut
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Review Scarlett Whitening Body Care : Body Scrub, Brightening Shower Scrub dan Brightening Body Lotion
Bekerja dengan rutinitas di ruangan ber-AC mengharuskan saya untuk selalu menjaga kulit agar senantiasa lembab dan tidak kering. Belum l...
-
Dalam mempersiapkan kehadiran sang buah hati, salah satu list yang harus diperhatikan adalah Persiapan D-Day. Berhubung ini insyaAllah persa...
-
Setelah 10 hari belajar dan membersamai si kecil, akhirnya 2 target yang saya tetapkan dalam melatih kemandirian anak dapat terselesaikan. M...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar