Pengikut

Sabtu, 06 April 2019

Game Level 1 [Komunikasi Produktif] - Day 10

Ketika Mamak Galau Saat BB Anak Seret

Sudah hampir 4 bulan ini berat badan baby E tidak naik secara signifikan, bahkan cenderung konstan ataupun turun. Sebagai ibu muda tentunya saya khawatir sekali. Padahal dari segi makan dan minum ASIP baby E termasuk lahap.

Memang dalam bulan-bulan sebelumnya baby E sempat sakit batuk lama, kemudian setelah batuk sembuh qadarullah baby E demam tinggi yang mengharuskan dia di rawat di RS karena radang tenggorokan.
Setelah sembuh dari radang tenggorokan saya berikhtiar dan mencoba meyakinkan diri bahwa insyaAllah BB baby E akan naik kembali.

Namun sepertinya harapan saya tidak sesuai dengan kenyataan saat jumat kemarin saya timbang dikantor BB Baby E justru turun di angka 6.0kg 😭😭. Sayapun semakin panik dan akhirnya mengambil keputusan untuk sesegera mungkin ke dsa. Dan sabtu inipun saya membatalkan semua agenda demi menemani baby E konsultasi di dsa.

Setelah bertemu dsa, kami diberi 3 opsi untuk mensupport kenaikan BB baby E, yaitu:

1. Full ASI + perbanyak konsumsi menu MPASI yang tinggi protein dan tinggi zat besi seperti daging merah, hati ayam kampung, kacang-kacangan, ikan, salmon, telur dan juga sayur. Selain itu untuk frekuensi juga harus ditingkatkan menjadi 3-4× sehari.
2. Konsumsi ASI dan Susu Formula yang dapat menambah BB
3. Konsumsi ASI dan HMF yang dimasukkan kedalam asi langsung.
Selain 3 hal diatas, baby E juga harus konsumsi suplemen makanan dan zat besi.

Mengingat banyaknya PR yang harus saya lalukan untuk mengejar BB Baby E, sayapun menceritakan kepada baby E saat kami pulanh dari rumah sakit.

Ummi : "Emma, nanti makannya yang banyak yaa, minum suplemen juga supaya sehat selalu. Kalau ummi kerja Minum ASIP nya yang lahap ya sayang. "

Saya yakin meskipun baby E belun bisa bicara, tapi sudah diajak dapat diajak komunikasi. Hal ini dapat diketahui dia diam dan mendengarkan. Apabila saya berbicara dan dia tidak suka biasanya baby E akan bereaksi dengan berusaha menutup mulut saya ataupun menepuk2 tangan saya. Karena baby E anteng dan mendengarjan, insyaAllah dia paham dengan komunikasi produktif yang barusan saya sampaikan.

Kembali ke pembahasa  BB,  erbagai upaya tentunya akan saya lakukan untuk meningkatkan BB baby E. Saya dan suami belum sempat berdiskusi opsi mana yang akan kami coba. Dsa emma berpesan untuk memantau perkembangan BB baby E dalam 3 bulan ini. Jika dalam tiga bulan tidak berhasil maka kamipun harus ikhlas untuk pemeriksaan tahap selanjutnya.

Ada beberapa kemungkinan apabila BB tidak naik yaitu stunting, ISK dan TBC. Hal yang paling kami khawatirkan terkait pertumbuhan baby E yaitu resiko stunting, karena tidak dapat disembuhkan.

Kami hanya dapat berusaha dan berdoa semampu kami semoga ikhtiar yang kami lakukan membuahkan hasil yang membahagiakan. Mohon doanya yaa semoga baby E dapat mengejar kenaikan BB nya. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Review Scarlett Whitening Body Care : Body Scrub, Brightening Shower Scrub dan Brightening Body Lotion

  Bekerja dengan rutinitas di ruangan ber-AC mengharuskan saya untuk selalu menjaga kulit agar senantiasa lembab dan tidak kering. Belum l...